Terlalu Banyak Minum? Hati-Hati Water Intoxication

Wednesday, October 20, 2021

Kita sering mendengar bahwa setiap individu harus mengonsumsi air sebanyak 2 liter setiap harinya.

Tidak ada cara untuk mengukur jumlah air yang dibutuhkan oleh tubuh secara pasti. Pastinya, asupan air yang dibutuhkan oleh tubuh akan berbeda-beda tergantung individu itu sendiri. Apakah sehabis berolahraga? Atau sedang mengandung?

Jika kita meminum air disaat yang tepat, tentunya air akan terasa lebih nikmat. Contohnya seperti, sehabis kita berolahraga, air yang kita minum akan terasa lebih nikmat dan tubuh kita akan lebih senang menerima air. Namun sebenarnya kita tidak perlu meminum air diluar kebutuhan tubuh kita. Karena jika kita minum air berlebihan, kita berpotensi terkena overhidrasi atau water intoxication.

Apa itu water intoxication? Water intoxication adalah kondisi dimana seseorang mengonsumsi air lebih dari jumlah yang dibutuhkan oleh tubuhnya. Saat jumlah air di dalam tubuh melebihi batasan, maka konsentrasi elektrolit, terutama sodium, di dalam darah menurun dan keseimbangan tubuh dapat terganggu. Sodium berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan baik di dalam dan di luar sel tubuh. Jika jumlah sodium berkurang, cairan di luar sel akan masuk ke dalam sel tubuh dan membuat sel membengkak.

Sodium berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan baik di dalam dan di luar sel tubuh. Jika jumlah sodium berkurang, cairan di luar sel akan masuk ke dalam sel tubuh dan membuat sel membengkak.

Tanda-tanda terjadinya water intoxication:


- Sakit kepala
- Mengalami diare
- Frekuensi buang air kecil meningkat
- Produksi keringat meningkat

Selain adanya penyakit di dalam tubuh, water intoxication juga bisa kita ketahui dari ciri-ciri luar tubuh, yaitu:


1. Terjadi pembengkakan di bawah mata dan kedua alat gerak
2. Memiliki double chin
3. Selalu mengantuk
4. Perut membuncit
5. Terkumpulnya lemak di kaki

Water intoxication sangat berbahaya terutama apabila sel yang membengkak terdapat di kepala. Sel yang membengkak akan menekan otak dan berpotensi menimbulkan penyakit lebih berat seperti stroke, koma, bahkan kematian.

Kalau begitu, berapa jumlah air yang baik untuk kita konsumsi setiap harinya?

Menurut U. S. National Academies of Sciences, Engineering and Medicine, pria membutuhkan asupan air sebanyak 3,7 liter setiap harinya, dan wanita membutuhkan 2,7 liter. Asupan air bisa kita dapatkan tidak hanya melalui air mineral. Namun bisa juga kita dapatkan dari buah-buahan, sayuran, dan juga makanan lainnya.

Jangan lupa untuk memperhatikan beberapa faktor yang berpengaruh bagi jumlah asupan yang kita perlukan. Salah satu faktornya diantaranya:

1. Olahraga
Jika melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat, kita harus menggantikan cairan yang keluar. Pastikan untuk meminum air saat sebelum berolahraga dan sesudah olahraga.
2. Lingkungan
Lingkungan juga menjadi faktor yang penting untuk menentukan jumlah asupan yang harus diminum. Saat matahari sangat terik, ada baiknya kita meminum air untuk menggantikan cairan yang keluar akibat keringat.
3. Kesehatan tubuh
Saat kondisi tubuh sedang tidak fit, tubuh akan mengeluarkan cairan lebih banyak daripada seharusnya. Seperti saat sedang demam atau mengalami diare.
4. Sedang mengandung atau menyusui
Saat sedang mengandung atau menyusui, ada baiknya sang Ibu harus mendapatkan asupan cairan yang baik.

Bagaimana caranya untuk mengetahui bahwa kita sudah cukup mendapatkan cairan?

Apabila kita sudah tidak merasa haus, maka kita tidak memerlukan minum lagi pada saat itu. Selain itu, kita juga bisa menjadikan warna air seni kita sebagai patokan. Apabila warna air seni kita sudah berwarna bening kekuningan, maka itu adalah penanda bahwa Anda sudah cukup minum dan tidak perlu mengonsumsi cairan lagi dalam waktu dekat.

Berikut tips untuk memenuhi asupan cairan setiap harinya:


- Minum air mineral yang dicampur buah-buahan atau sayur
- Mengurangi konsumsi minuman berkafein, beralkohol dan bersoda
- Mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran yang mengandung banyak cairan seperti timun, selada, melon dan semangka

Kasus water intoxication memang sangat jarang ditemui, namun kita harus tetap waspada dan menghindari meminum air diluar kebutuhan tubuh kita dalam jangka waktu yang pendek. Pastikan asupan cairan terpenuhi namun jangan sampai berlebihan ya!

Sumber:
Gordon B. How much water do you need. Academy of Nutrition and Dietetics. https://www.eatright.org/food/nutrition/healthy-eating/how-much-water-do-you-need. Diakses pada 19 Oktober 2021.
Water & nutrition. U.S. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/healthywater/drinking/nutrition/index.html. Diakses pada 19 Oktober 2021.
Yuumi, Ishihara. 2020. 水分の摂りすぎが病気をつくる 日本人が知らない「水毒」の恐怖!(Excessive water intake can cause disease. The fear of "water poisoning" that Japanese people don't know about). Japan: Business-sha

Subscribe for free resources
& news updates.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form