Penuaan adalah 'Penyakit' Yang Bisa Dicegah, Lho! Ini 3 Cara untuk Mencegahnya

Thursday, April 8, 2021

Saat umur kita bertambah, kesehatan tubuh dan fungsi-fungsi organ tubuh kita akan mengalami penurunan. Kondisi ini, yang disebut dengan penuaan, memang merupakan suatu kondisi yang terjadi secara alami dan tidak bisa dihindari.

Namun, menurut Dr. David Sinclair, seorang profesor dari Harvard Medical School, penuaan justru adalah suatu “penyakit” yang bisa dihindari dan diobati, lho!

Dalam bukunya “LIFESPAN: Why We Age―and Why We Don't Have To”, Sinclair menjelaskan kebenaran tentang penuaan. Penuaan terjadi karena DNA atau sel tubuh kita rusak secara permanen, membuat kulit menjadi rusak dan keriput, rambut-rambut melemah dan rontok.

Tapi, yang dimaksud dengan penuaan itu sebenarnya bukanlah masalah usia. Orang yang masih berusia muda pun sangat mungkin untuk terkena penyakit ‘tua’, penyakit yang berkaitan dengan lifestyle atau gaya hidup.

Ini terjadi karena sel-sel tubuh orang tersebut mengalami penuaan yang lebih cepat dari seharusnya. Saking cepatnya, sel-sel tersebut mati karena sistem pertahanan tubuh tidak dapat memperbaiki atau memulihkan mereka.

Jika penuaan adalah ‘penyakit’, maka apa yang harus kita lakukan untuk mencegah penyakit ini?

Kuncinya adalah untuk tidak merusak DNA. Hal ini dapat dilakukan dengan “melatih” sistem pertahanan tubuh kita.

Saat ada bagian tubuh atau sel yang “sakit”, ‘pasukan penyelamat’ dari sistem pertahanan tubuh akan segera menghampiri sel tersebut untuk memperbaikinya. Sinclair menjelaskan, kita dapat melatih pasukan penyelamat ini dengan cara “memberikan stres yang cukup kepada sel tanpa merusaknya”.

Pasukan penyelamat akan menghampiri sel yang mereka kira “rusak”, tapi saat mereka sampai pada titik tersebut dan menyadari bahwa tidak ada kerusakan apa-apa, pasukan penyelamat akan kembali ke tempat asal mereka.

Ini akan melatih pasukan penyelamat untuk menjadi lebih cekatan dalam memperbaiki sel.

Lalu, dengan cara apa kita melatih sistem pertahanan tubuh ini?

Dalam bukunya, Sinclair mengusulkan untuk mengurangi makan, rutin berolahraga ringan, dan banyak pergi ke sauna.

Mengurangi Makan

Seperti yang sudah pernah Jalanmedis bahas sebelumnya, makan 3 kali sehari itu sebenarnya sudah sangat berlebihan. Cara makan yang paling baik untuk tubuh—agar tubuh tidak menua cepat-cepat—adalah dengan maksimal makan 2 kali sehari saja, dan dengan porsi yang dikurangi.

Jangan makan sampai benar-benar kenyang atau sampai perut terisi penuh. Jika kita makan dengan porsi sedikit, dan terus merasakan lapar yang ringan sepanjang hari, hal ini menjadi “latihan” bagi sistem pertahanan tubuh kita. Karena tubuh merasakan stres, namun tidak ada kerusakan sel apapun.

Sinclair juga mengatakan untuk sebisa mungkin mengurangi konsumsi daging, telur, dan produk dairy seperti susu dan keju. Ini karena makanan tersebut mengandung protein hewani yang memberi terlalu banyak energi. Yang tubuh kita perlukan lebih banyak adalah protein nabati.

Banyak-banyak Berolahraga Ringan

Jika makan dikurangi, seharusnya jangan beraktivitas fisik terlalu banyak, bukan? Karena membahayakan kesehatan?

Benar sekali. Tapi, alih-alih menyarankan kita untuk mengurangi olahraga juga, profesor dari Harvard ini menyarankan untuk tidak mengabaikan olahraga meskipun porsi makan kita dikurangi.

Tetap berolahraga dalam kondisi makan yang lebih sedikit juga dapat melatih sistem pertahanan tubuh.

Dengan catatan, olahraga yang dilakukan adalah olahraga ringan, bukan olahraga ekstrim yang sampai membuat tubuh pegal-pegal atau berimbas ke kesehatan fisik kita.

Cukup jogging atau jalan cepat selama 10-15 menit setiap harinya! Meskipun kelihatannya tidak seberapa, melakukan ini secara rutin setiap harinya mampu memperlambat proses penuaan kita.

Sauna

Sauna juga salah satu metode ampuh untuk mencegah proses penuaan sel. Sistem kekebalan tubuh kita dapat meningkat jika “ditantang”, salah satunya dengan diekspos di suhu yang jauh bedanya. Perubahan suhu yang drastis, misalnya dari berendam air panas lalu terekspos ke udara dingin seusai berendam, adalah salah satu caranya.

Namun, dari ketiga cara ini, Sinclair mengingatkan untuk tetap melakukannya dengan hati-hati. Jangan mengurangi makan sampai-sampai malnutrisi, jangan berolahraga berlebihan sampai menyakiti diri sendiri, dan jangan terlalu cepat berpindah dari suhu panas ke suhu dingin.

Kita tetap harus mengontrol dan mengetahui batas diri masing-masing. Dengan mindset ini, kita dapat melatih sistem pertahanan tubuh secara optimal, membuatnya efektif untuk memperlambat proses penuaan sehingga kita bisa hidup lebih sehat.

Selain itu, profesor juga menekankan bahwa alasan kenapa penuaan terjadi lebih cepat dari yang seharusnya adalah karena gaya hidup seseorang. Selain tiga cara yang telah disebutkan sebelumnya, yang terpenting adalah meningkatkan gaya hidup agar lebih sehat dari yang kita jalani sekarang.

Sinclair juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi apapun yang merusak tubuh, salah satunya rokok, yang mengandung berbagai zat kimia perusak tubuh.  

Setelah mengetahui bahwa penuaan adalah suatu “penyakit” yang bisa dicegah, bagaimana menurut Anda? Apakah Anda menjadi lebih mantap untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat?

Sumber:
Sinclair, David. 2020. 「LIFESPAN: 老いなき世界(Why We Age and Why We Don't Have To) 」. Japan: Toyo Keizai Inc.
Subscribe for free resources
& news updates.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form