Kunci Menjaga Kesehatan Tubuh: Lebih Perhatikan Makanan yang Anda Makan!

Wednesday, August 31, 2022

Pada masa sekarang, tersedia berbagai macam variasi makanan. Mulai dari makanan tradisional hingga makanan kekinian. Namun, apakah Anda tahu diantara banyaknya variasi makanan, ada beberapa makanan yang harus Anda waspadai? Blog kali ini akan membahas mengenai makanan yang harus Anda waspadai dan juga makanan yang bisa Anda makan untuk membuat kesehatan menjadi lebih baik.

Apa saja yang harus diperhatikan?

Bahaya Makanan Cepat Saji bagi Kesehatan

Makanan cepat saji banyak disukai oleh orang karena mudah dijumpai dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menunggu makanan disajikan. Sayangnya makanan cepat saji biasanya mengandung kalori yang tinggi dan tidak mengandung vitamin, mineral dan serat. Sebelum mengonsumsi makanan cepat saji, tidak ada salahnya untuk mengenal bahayanya lebih dalam. Apa saja sih yang harus diperhatikan dari makanan cepat saji?

Gula dan lemak


Saat mengonsumsi makanan ini, tubuh akan menguraikan karbohidrat dan kalori menjadi glukosa (gula) di dalam aliran darah Anda. Hal ini dapat memicu naiknya kadar gula darah di dalam tubuh. Selain itu, makanan cepat saji juga biasanya menggunakan gula buatan yang memiliki kadar kalori tinggi. The American Heart Association (AHA), menyarankan untuk mengonsumsi maksimal 100-150 kalori gula dalam satu hari. Jumlah ini sama dengan 6-9 sendok teh gula. Di dalam minuman restoran cepat saji seperti soda, biasanya terkandung 140 kalori atau sekitar 8 sendok teh gula. Segelas minuman ini saja sudah hampir mencapai batas maksimal konsumsi kalori gula harian. Jangan sampai mengonsumsi di atas jumlah tersebut ya! Terlalu banyak mengonsumsi kalori dapat menyebabkan naiknnya berat badan dan memicu obesitas.

Tidak hanya gula, namun lemak juga merupakan salah satu masalah dalam masakan cepat saji. Lemak yang biasa digunakan dalam proses pembuatan makanan cepat saji adalah lemak trans. Lemak trans adalah salah satu bentuk lemak tak jenuh. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak trans dapat menyebabkan naiknya level kolesterol jahat di dalam tubuh dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan juga penyakit jantung. Jika mengonsumsi lemak trans secara berlebihan, dapat meningkatkan risiko penumpukan plak dan juga minyak pada aliran darah. Sehingga sangat mungkin untuk memicu naiknya tekanan darah.

Sodium atau garam


Terlalu banyak mengonsumsi garam dapat menyebabkan rasa kembung setelah mengonsumsi makanan cepat saji. Makanan dengan kandungan garam yang tinggi juga berbahaya untuk seseorang yang memiliki penyakit tekanan darah. Garam dapat menaikkan tekanan darah dan menaruh beban pada jantung. Konsumsi garam memang penting untuk tubuh, namun mengonsumsinya secara berlebihan sangat tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan tekanan darah milik seseorang.

Kalori pada makanan cepat saji


Mengonsumsi makanan cepat saji saja sebenarnya dapat menyebabkan lebihnya jumlah kalori harian yang disarankan. Jika kegiatan ini terus-menerus dilakukan maka dapat menyebabkan obesitas. Seseorang dengan obesitas akan lebih mudah terkena masalah pernapasan seperti asma dan juga timbulnya rasa sesak. Berat tubuh juga akan berpengaruh terhadap jantung dan paru-paru karena semakin berat tubuh, tekanan yang diterima oleh jantung dan paru-paru akan lebih berat.

Karbohidrat olahan yang ternyata tidak baik untuk tubuh

Karbohidrat olahan (refined carbs) merupakan karbohidrat yang diproses. Terdapat dua jenis tipe yaitu gula-gulaan dan biji-bijian olahan. Tidak ada nutrisi lainnya di dalam karbohidrat olahan, maka dari itu karbohidrat olahan juga disebut sebagai kalori "kosong". Apakah Anda sadar jika selama ini kita sangat sering mengonsumsi karbohidrat olahan? Beberapa makanan yang sebenarnya adalah karbohidrat olahan diantaranya, tepung putih, roti putih, nasi putih, minuman soda, pasta, makanan manis, sereal, dan gula buatan.

Mengonsumsi karbohidrat olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes dan juga kanker usus besar. Karbohidrat olahan juga berpotensi memicu obesitas karena karbohidrat olahan biasanya rendah akan serat sehingga akan lebih cepat dicerna oleh tubuh. Selain itu, karena indeks glikemik dari karbohidrat olahan juga cukup tinggi sehingga rasa kenyang yang muncul setelah mengonsumsi makanan inipun tidak akan bertahan lama. Turunnya kadar gula darah setelah mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat olahan dapat menstimulasi otak untuk mengeluarkan sinyal 'rasa lapar'

Bahaya makanan dengan pengawet buatan

Pengawet makanan biasanya akan dengan mudah kita temukan di mana-mana, baik makanan berat atau cemilan yang bisa dibeli di supermarket. Makanan-makanan ini ditambahkan produk pengawet buatan untuk meningkatkan kualitas dari produk supaya lebih menarik untuk dijual. Selain itu, menggunakan pengawet makanan buatan juga lebih murah daripada menggunakan pengawet makanan alami.

Tahukah Anda jika makanan dengan pengawet buatan bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan? Diantaranya adalah,

Bertambahnya berat badan


Pemanis buatan merupakan bahan yang biasanya sering digunakan dalam berbagai olahan makanan. Meskipun pemanis buatan dibilang tidak mengandung kalori, sesungguhnya pemanis buatan dapat merubah kondisi di dalam usus dan merubah metabolisme tubuh.

Memicu kanker


Salah satu metode untuk mengonsumsi daging adalah dengan mengawetkan daging dan mengubah daging menjadi daging olahan. Bahan yang biasa digunakan untuk mengawetkan makanan adalah nitrit dan nitrat. Di dalam tubuh manusia sendiri dapat memproduksi nitrit dan nitrat, namun kita harus tetap waspada agar kandungan kedua zat tersebut tidak berlebihan di dalam tubuh. Karena makanan yang mengandung nitrit dan nitrat seperti daging olahan bisa memicu timbulnya kanker usus besar.

Selain itu, adanya penggunaan Bisphenol A (BPA), pengawet yang biasa ditemukan di dalam kemasan makanan, juga dapat menaikkan risiko kanker dan gangguan endokrin di dalam tubuh. Meskipun sudah dilarang penggunaannya dalam produk bayi, namun zat ini masih bisa ditemukan pada beberapa kemasan seperti pada botol minuman, kaleng minuman, dsb.

Cara makan sehat yang dianjurkan

Setiap orang memang memiliki caranya masing-masing dalam menentukan pola makan sehat mereka. Poin yang paling penting dari makan sehat adalah memenuhi kebutuhan kalori dan juga nutrisi tubuh setiap harinya. Memenuhi kebutuhan bukan berarti Anda boleh makan secara berlebihan juga ya. Kebutuhan harian harus dipenuhi secara seimbang, tidak boleh terlalu sedikit namun tidak boleh juga terlalu berlebihan. Pola makan juga akan menentukan risiko penyakit, harapan hidup dan juga kesehatan mental seseorang.

Berikut beberapa cara tips yang bisa Anda ikuti untuk dapat makan dengan sehat:

Utamakan mengonsumsi plant-based food

Perbanyak konsumsi makanan dengan komposisi yang hampir seluruhnya terbuat dari tanaman seperti sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan. Buah-buahan dan sayuran bisa menjadi alternatif camilan yang sehat untuk Anda.

Biasakan memasak makanan sendiri

Memasak makanan sendiri merupakan salah satu cara untuk memastikan makanan yang akan Anda konsumsi. Tidak hanya cara memasaknya yang bisa Anda tentukan sendiri, bahan-bahan yang digunakan juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Kurangi konsumsi minuman manis dan perbanyak konsumsi air mineral

Seperti yang sudah dibahas di atas, minuman manis bisa jadi mengandung gula buatan dan tidak baik diminum secara berlebihan. Lebih baik untuk mulai menghindarinya dan beralih ke minuman yang lebih baik seperti air mineral. Jika A,nda tidak terbiasa meminum air mineral, Anda bisa membuat infused water dengan cara menambahkan beberapa potongan buah di dalam botol air mineral tersebut untuk menambahkan rasa.

Perbanyak konsumsi whole foods

Whole foods sendiri merupakan jenis makanan berupa sayur-sayuran, buah, kacang-kacangan, biji-bijian dan juga sumber protein berupa telur dan ikan. Konsumsi whole foods dipercaya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh tiap harinya tanpa khawatir akan zat tidak baik di dalam makanannya.

Jangan paksa tubuh Anda untuk mengonsumSi makanan yang Anda tidak sukai

Jika Anda tidak menyukai suatu makanan sehat, Anda tidak perlu memaksakan untuk menyukai makanan tersebut. Jika dipaksa, tubuh Anda akan mengingat bahwa makan makanan sehat merupakan suatu metode yang sulit. Disaat ada makanan yang tidak Anda sukai, jangan khawatir karena masih banyak pilihan makanan sehat lainnya yang bisa Anda konsumsi.

Kesimpulan

Makanan merupakan sesuatu yang tidak bisa dilepas dari kehidupan sehari-hari. Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan makanan untuk tumbuh dan berkembang. Kondisi tubuh pastinya akan ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi. Untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, tidak ada salahnya untuk mulai mencari tahu makanan apa yang sebenarnya harus Anda batasi dan makanan apa yang justru sebaiknya Anda konsumsi. Tidak ada salahnya juga untuk menemui ahli gizi untuk menemukan metode makan yang baik dan tepat untuk Anda pribadi.

Sumber:
Kiyotaka, Minami. 2019. 大切な人に食べさせたくないもの食べてほしくないもの (What you don't want your loved ones to eat and what you don't want them to eat). Jepang: Wani Plus.
Kubala, Jillian. 2021. The Definitive Guide to Healthy Eating in Real Life. Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/how-to-eat-healthy-guide. Diakses pada 28 Juni 2022.
Davidson, Katey. 2021. Are Artificial Food Additives Harmful to Your Health?. Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/artificial-food. Diakses pada 28 Juni 2022.
Bjarnadottir, Adda. 2017. Why Refined Carbs Are Bad For You. Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/why-refined-carbs-are-bad. Diakses pada 28 Juni 2022.
Van De Walle, Gavin. 2019. Should You Completely Avoid Junk Food?. Healthline, https://www.healthline.com/nutrition/avoiding-junk-food. Diakses pada 28 Juni 2022.
Pietrangelo, Ann. 2018. The Effects of Fast Food on the Body. Healthline, https://www.healthline.com/health/fast-food-effects-on-body. Diakses pada 28 Juni 2022.

Subscribe for free resources
& news updates.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form