Kunci Awet Muda dan Sehat Menyeluruh: Ada Pada Mitokondria Anda

Wednesday, September 21, 2022

Sejak kita lahir, tubuh kita sudah memiliki alat untuk memperlambat proses penuaan di dalam tubuh. Namun, kebanyakan orang tidak sadar akan fungsi sesungguhnya dari sel ini. Sel ini juga merupakan kunci dari berkurangnya energi seiring bertambahnya usia. Penasaran dengan sel ini? Yuk simak selengkapnya di blog ini!

Mitokondria, sel kecil banyak guna

Mitokondria merupakan sel yang sangat berguna bagi tubuh. Biasanya mitokondria terletak di dalam sel-sel yang ada di dalam tubuh dan jumlahnya akan berbeda-beda tergantung jenis dan kebutuhan energi pada sel itu sendiri. Sel darah merah tidak memiliki mitokondria sama sekali, namun sel organ hati dapat memiliki hingga 2,000 mitokondria. Salah satu tugas mitokondria adalah untuk mengubah oksigen dan nutrisi menjadi adenosine triphosphate (ATP). ATP ini berfungsi sebagai satuan dari energi yang dibutuhkan oleh sel untuk bekerja. Proses ini disebut dengan pernafasan aerobik. Agar tubuh manusia dapat bekerja dengan baik, mitokondria perlu memproduksi banyak energi.

Selain itu, mitokondria juga berfungsi untuk menentukan apakah suatu sel di dalam tubuh harus dihancurkan atau masih bisa bertahan. Proses ini disebut sebagai kematian sel atau apoptosis. Namun tidak perlu takut, hal ini merupakan hal yang biasa pada siklus hidup sel. Setiap sel memiliki masa hidup yang berbeda-beda tergantung fungsinya. Apabila sebuah sel dianggap sudah tidak mampu menjalankan tugasnya, sel tersebut akan dihancurkan dan akan digantikan dengan sel baru. Adanya penyakit tertentu seperti kanker, dapat menyebabkan kerusakan fungsi pada mitokondria dan menyebabkan proses apoptosis yang tidak normal.

Seiring bertambahnya usia, jumlah mitokondria di dalam tubuh akan berkurang. Sehingga, seseorang akan merasa energinya berkurang dan mudah terkena penyakit. Hal ini bisa terjadi karena semua yang terjadi di dalam tubuh membutuhkan energi. 90% energi tubuh dihasilkan oleh mitokondria. Jika kebutuhan energi di dalam tubuh tidak dapat dipenuhi, maka lama kelamaan sel-sel tubuh kita akan rusak dan menyebabkan banyak penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, diabetes, kanker, Alzheimer, dan penyakit lainnya. Maka dari itu, banyak peneliti berpendapat bahwa kondisi mitokondria akan meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Cara meningkatkan jumlah mitokondria

Untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam tubuh, kita harus memastikan jumlah mitokondria di dalam tubuh sudah cukup untuk melakukan pekerjaan tersebut. Kira-kira apa saja yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlahnya?

Mengatur pola makan

Terlalu banyak mengonsumsi pemanis buatan dan juga karbohidrat merupakan salah satu hal yang tidak baik untuk mitokondria di dalam tubuh kita. Kandungan gula secara berlebih di dalam tubuh dapat meningkatkan produksi radikal bebas dan racun yang dapat menyebabkan disfungsi pada kerja mitokondria. Jika terlalu banyak mengonsumsi gula dalam jangka waktu panjang, tubuh dapat kehilangan fungsinya untuk menjaga dan membuat mitokondria baru yang sehat.

Untuk mengatur pola makan ini, disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat serta menghindari konsumsi gula secara berlebihan. Selain itu, disarankan juga untuk melakukan pengurangan kalori dengan berpuasa. Dengan berpuasa, kerja mitokondria dapat membaik dan akan membantu tubuh untuk memproduksi mitokondria. Tidak perlu berpuasa selama satu hari penuh, cukup lakukan intermittent fasting, yaitu dengan mempersempit waktu makan hanya menjadi jam 11 siang hingga 7 malam. Di luar jam tersebut, usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan apa pun.

Berolahraga secara rutin

Setiap orang tentunya paham jika berolahraga merupakan kegiatan yang baik dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, olahraga juga dapat menjadi terapi yang baik untuk menjaga kesehatan sel-sel tubuh termasuk mitokondria. Jika ingin meningkatkan jumlah mitokondria di dalam tubuh, disarankan untuk melakukan olahraga ketahanan tubuh atau olahraga aerobik seperti berjalan, joging atau bersepeda. Berolahraga secara rutin dapat merangsang otak dan hati dalam pembuatan mitokondria baru di dalam otot.

Lebih awas dengan kondisi lingkungan

Berdasarkan penelitian, fungsi mitokondria dapat menurun jika terpapar oleh asap rokok, polusi dan paparan residu logam berat. Residu dari logam berat berupa arsen dapat menghambat produksi enzim yang terlibat dalam produksi energi di dalam mitokondria. Selain itu, beberapa bahan kimia di dalam pestisida juga dapat menyebabkan lubang pada mitokondria sehingga mitokondria menjadi lebih rentan akan kebocoran. Tidak hanya residu logam berat dan pestisida, asap rokok juga dinilai tidak baik untuk kerja mitokondria. Asap rokok mengandung hidrokarbon aromatik polisiklik dan karbon monoksida yang dapat menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh termasuk mitokondria. Maka dari itu, tidak hanya untuk  perokok aktif, namun perokok pasif juga sangat berbahaya untuk kesehatan mitokondria.

Jangan takut akan hawa dingin

Saat kedinginan, tubuh akan melakukan cara apa pun untuk menetralkan suhu tubuh kembali. Salah satunya adalah dengan mengandalkan mitokondria dalam proses produksi panas. Pada proses ini, tubuh akan mengerahkan brown fat atau lemak cokelat untuk meningkatkan suhu di dalam tubuh. Lemak cokelat ini akan aktif apabila seseorang merasa kedinginan. Kandungan mitokondria di dalam lemak ini lebih banyak dibandingkan dengan lemak putih. Mitokondria berfungsi sebagai "mesin" dalam proses pembakaran lemak tersebut. Maka dari itu, jangan takut merasa kedinginan karena dengan merasa kedinginan, kandungan mitokondria di dalam tubuh juga akan meningkat.

Kesimpulan

Mitokondria merupakan salah satu sel penting yang ada di dalam tubuh manusia. Mitokondria memiliki fungsi yang sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh manusia secara menyeluruh. Sayangnya, jumlah mitokondria akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Maka dari itu, kita harus selalu menjaga kondisi tubuh agar jumlah mitokondria selalu mencukupi untuk memproduksi energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sumber:

Editor Team. 2015. Mitochondria. Molecular Expressions, https://micro.magnet.fsu.edu/cells/mitochondria/mitochondria.html. Diakses pada 13 September 2022.

Hensrud, Donald. 2020. What is brown fat? How is it different from other body fat?. Mayo Clinic, https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/expert-answers/brown-fat/faq-20058388. Diakses pada 13 September 2022.

McCulloch, Marsha. 2018. Why Scientists Think ‘Hacking Our Cells’ Could Turn Off the Aging Process. Healthline, https://www.healthline.com/health-news/hacking-cells-to-reduce-diseases-of-aging. Diakses pada 13 September 2022.

Newman, Tim. 2018. What are mitochondria?. Medical News Today, https://www.medicalnewstoday.com/articles/320875. Diakses pada 13 September 2022.

Ohta, Shigeo. 2010. 体が若くなる技術 (Technology for a Younger Body). Jepang: Sunmark Publisher.

Subscribe for free resources
& news updates.
Thank you! Your submission has been received!
Oops! Something went wrong while submitting the form